Rabu, 06 November 2013

MAKALAH METODOLOGI SEJARAH ISLAM “PEMILAHAN ILMU AGAMA DAN ILMU UMUM”


A
rabia merupakan tempat lahirnya agama islam, Jauh sebelum Nabi Muhammad di lahirkan di sana, Nabi ibrahim as. beserta putranya ismail as. telah membawa ajaran agama Hanip di tanah arab, Sehingga setelah beliau meninggal, Sisa-sisa dari ajaran agama Hanip itu masih tersisa disana, Namun karna orang-orang arab merasa bahwa tuhan terlalu jauh dari rohani mereka sehingga mereka lebih senang menyembah berhala daripada mengikuti ajaran agama Hanip itu sendiri

Y
ang kemudian Allah SWT menurunkan nabi ahir zaman kepada mereka yaitu Nabi Muhammad SAW untuk mengajak mereka kembali kepada ajaran agama yang benar dan di ridoi Allah SWT. Namun karna mereka terlalu jauh percaya dengan sesembahan mereka sehingga mereka enggan menerima ajaran yang oleh Nabi tersebut,sehingga ajaran agama islam mendapat tantangan yang sangat keras dari bangsa Quraisy.

N
abi beserta para pengikutnya dicerca, dihina, dan disiksa oleh orang-orang Quraisy. Namun karna ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah merupakan ajaran yang sesuai dengan Pitrah manusia, Maka ajaran ini terus berkembang dengan jumlah yang terus bertambah sehingga orang-orang Quraisy yang takut dengan perkembangan agama ini kemudian mengusir Nabi beserta para pengikutnya dari Makkah hingga membuat Nabi beserta pengikutnya berhijrah ke Madinah. Dan disanalah ajaran islam mulai berkembang,Dan disana pula Negara Islam pertama kali di bentuk hingga akhirnya sampai sekarang agama islam terus berjaya.
Dan sebagai seorang muslim kita wajib mengetahui tentang sejarah perjuangan Nabi ini.       

 ARAB SEBELUM ISLAM
  Arabia selalu di asosiasikan dengan padang pasir, kurma, unta, serba gersang. Penduduk yang tinggal di daerah itu sering di asosiasikan pula dengan watak keras, kasar, dinamis, dan suasana panas. ”Lingkungan hidup semacam itu nyaris tidak di kaitkan dengan peradaban tinggi”1, karna peradaban tinggi sering di asosiasikan hanya dengan lingkungan alam yang paling nyaman untuk di huni umat manusia, Menurut Arnold j.toybee   Peradaban manusia muncul dan berkembang dengan baik di tempat-tempat sumber hidup, lingkkungan danau, sungai maupun pantai. Berbagai peradaban besar telah di lahirkan di   lembah sungai nil di mesir, Hindu di lahirkan di lembah Sungai indus maupun Gangga, Cina di lahirkan di lembah sungai besar Yangize dan Hoangho. lembah sungai Eufrat dan Tigris yang bermuara di teluk persia juga telah melahirkan peradaban besar Mesopotamia dan Babilonia.
Kalau di perhatikan letak jazirah arab dalam peta bumi bagai di apit oleh dua benua, Afrika dan Asia. Di mata orang Eropa, jazirah arab di masukkan kedalam kawasan Timur tengah maupun Asia barat, Di sebut timur tengah karna ”kawasan itu terletak di tengah, antara timur dekat semenanjung Balkan di Eropa dengan timur jauh (Asia timur)” Di sebut Asia barat, karna kawasan arab memang terletak di benua asia barat
 Jauh sebelum nabi isa as. lahir, Dunia seperi di kuasai oleh dua pusat kekuasan besar yang masing-masing menjadi Adidaya yaitu kekaisaran Romawi di barat dan Persia di timur, selama itu Palestina yang terletak di persimpangan jalan selalu dalam Bayang-bayang dua kekuasaan Adidaya itu, sampai menjelang klahiran Nabi besar Muhammad SAW  Bin Abdullah dari suku Quraisy pada tahun 570 Masehi, Yang kemudian menerima Wahyu berupa Agama Islam, Konsetelasi politik dunia masih sama, Kawasan Arab berada di bawah Bayang-bayang kedua Adidaya, Romawi timur sebagai pusat kekuasaan Nasrani dan Persia sebagai pusat kekuasaan Majusi yang di kenal sebagai penyembah Api
Sistem sosial masarakat arab sendiri sebagai mana yang kita ketahui selalu mengikuti garis Bapak ”(Patrilinial)”2 dalam memperhitungkan keturunan, Sehingga setiap nama Anak di belakangnya selalu di sebutkan nama Bapak, Bahkan secara beruntun nama-nama Bapak mereka di cantumkan di belakang nama mereka dan di kaitkan dengan setatus dalam keluarga, Orang arab sangat bangga dengan rentetan nama-nama di belakang nama mereka.
Jauh sebelum islam di lahirkan dan di kembangkan di kawasan padang pasir Najed yang melingkupi Makkah dan Madinah, Di sana telah berkembang agama Yahudi maupun Nasrani, Namun orang-orang Peribumi masih banyak memeluk keyakinan penyembah Berhala yang terutama di peluk oleh orang-orang Arab dari kabilah Quraisy di makkah, Dalam literatur islam, Mereka disebut sebagai orang Muysrik penyembah Berhala, Karna keyakinan mereka mendasarkan pada kepercayaan akan adanya lebih dari satu tuhan Yaitu, Al-lat, Al-uzza, dan Al-manat
Kepercayaan terhadap berhala itupun sebagai bagian dari sipat mereka yang mementingkan keperaktisan hidup, Sebagai bangsa keturunan nabi ibrahim as. ”mereka masih mengenal keyakinan agama hanip dari nabi Ibrahim as’3. yang mengenal nama tuhan allah, yang di anggap sebagai tuhan pencipta jagat raya, hal itu terbukti dari nama-nama mereka seperi Abdullah ayahanda Nabi Muhammad saw, Namun karna allah di rasakan terlalu jauh di dunia rohani, mereka lebih akrab engan tuhan-tuhan mereka Al-lat, Al-uzza, Al-manat,
Dan bukan hanya sekedar itu saja kebejatan dan kezaliman orang arab, Terhadap perempuan mereka menunjukkan sikap yang negatif, Orang-orang Quraisy di kenal sebagai komonitas yang tidak menghendaki anak perempuan, Sehingga setiap kelahiran anak perempuan akan di kubur hidup-hidup karna di anggap mempermalukan martabat keluarga, di mata masarakat Quraisy, Kedudukan perempuan amat rendah karna di samakan dengan harta pusaka yang bisa di wariskan kalau suami meraka meninggal dunia. indikator lain dari rendahnya tingkat moralitas di masa jahiliah adalah masih terdapatnya lembaga budak belian, budak-budak itu tidak memiliki hak kecuali kewajiban untuk mengabdi kepada  majikan mereka.
Sebuah pertayaan mendasar sering di ajukan oleh para intelektual, yaitu latar belakang di turunkan islam di kalangan orang arab quraisy. Berbagai teori di kemukakan oleh para ahli, kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa al-qur’an di turunkan dengan tujuan terapi, yaitu mengatasi atau memperbaiki keadaan kondisi masarakat jahiliah di kalangan masarakat arab di anggap sebagai kondisi objektif yang menjadi penyebab di turunkannya al-qur’an di sana, kondisi mental dan kualitas peradaban buruk itu harus di atasi dengan di turunkannya agama islam, jadi kehadiran agama islam di maksudkan untuk mengatasi masalah dalam hal ini kondisi jahiliah, alasan itu di perkuat dengan asumsi bahwa nabi di utus untuk menyebarkan agama islam untuk meningkatkan kualitas budi pekerti umat manusia (liutammimaka rimal ahlak)
Bangsa arab sendiri di nilai oleh para sosiologi sebagai bangsa yang mempunyai potensi sebagai alat bagi penyebaran suatu gagasan baru yang epektif. Mereka memiliki teradisi untuk melakukan perjalan jauh antar daerah ataupun antar bangsa.
 

RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMAD SAW, DAKWAH DAN PERJUANGANNYA

Di dalam al-Qur’an surat adh-dhuha allah telah mengemukakan kisah tentang seorang anak manusia yang di lahirkan ”sebagai yatim” kemudian dia melindunginya, anak manusia yang mengalami kebingungan, kemudian dia memberinya petunjuk, anak manusia yang serba kekurangan, kemudian di jadikannya berkecukupan ”(Ayat 6-8)
Paparan dalam al-qur’an itu merupakan sebuah episode kisah kehidupan nabi muhammad saw, senyatanya beliau memang di lahirkan sebagai anak yatim oleh aminah ,janda abdullah, yang meninggal dunia dalan perjalanan niaganya kemadinah. Dalam literatur islam ,saat kelahiran itu di yakini pada hari senin tanggal 12 bulan rabiul awal tahun gajah, itu terjadi menurut seorang ahli palak mesir muhammad basya, ”bertepatan dengan tanggal 21 april 571 mashi”1.
Sesuai dengan teradisi orang arab pada waktu itu nabi muhammad di serahkan kepada ibu susu dari kawasan pemukiman yang lebih segar, di tangan halimah al-sa’adi (Al-sa’diah) sebagai ibu susu itu nabi muhammad mendapatkan kasih sayang seorang ibu, ”karna aminah tidak menyesui putranya sesuai adat bangsa quraisy”2. Setelah berusia 2 tahun barulah nabi muhammad di kembalikan kepada ibu kandungnya aminah. Dalam suasana kasih sayang yang di berikan oleh ibu kandungya itu, nabi muhammad di ajak oleh aminah ibundanya untuk mengadakan perjalanan ziarah kemakam abdullah ayahandanya kemadinah, tampaknya umur kebahagian mendapatkan kasih sayang alami dari ibu kandungnya tidak berlangsung lama, dalam usia ke 6 tahun, di lingkingan pemukiman baru di Abwa, dalam perjalan ziarah itu nabi di tinggalkan oleh ibundanya untuk selama-lamanya. Aminah menemui ajalnya di sana dan di makamakan di daerah pemukiman itu juga, sepeninggal ibunya nabi muhammad di serahkan pengasuhannya di di bawah kakenya abdul mutalib, keadaan itu tidak berlangsung lama karna 2 tahun kemudian kakeknya wafat, pengasuhan kemudian menjadi tanggung jawab pamannya abutalib
”Kakek moyang nabi muhammad adalah nabi ibrahim as”3. Melalui putranya ismail as. Yang yelah menurunkan orang-orang arab sehingga kemudian dari keturunan ini lahirlah abdul mutalib kakeknya nabi muhammad saw dan di bawah asuhan pamannya abu thalib nabi muhammad mulai menginjak dewasa. Abu thalib begitu kagum dengan keperibadian nabi muhammad sejak masa mudanya, nabi muhammad sering manunjukkan sifa-sifatnya yang jujur,dapat di percaya, dan mampu menerima manat dengan baik, hal ini di buktikan dengan berhasulnya beliau meredam/mendamaikan perselisihan yang terjadi di kalangan quraisy karna mereka semua merasa punya hak untuk memindahkan hajaral aswad yang ketika itu terjadi pemugaran/perbaikan ka,bah, namun berkat kearifan dan kecerdikan beliaulah pertentangan itu bisa di damaikan dan mulai sejak itulah beliau mendapatkan gelar Al-amin dari para sesepuh quraisy
Reputasi muhammad saw sebagai orang bijak menarik perhatian seorang wanita karir, dialah hadijah binti khuwailid, janda berumur 40 tahun yang akhirnya mengikat tali pernikahan dengan nabi muhammad yang waktu itu baru berumur 25 tahun
Nabi muhammad pertama kali menerima wahyu ketika beliau berumur 40 tahun, tepatnya wahyu pertama kali beliau terima kerika sedang tahannuts atau perenungan di gua hiro’  jabal nur pinggiran kota makkah, dan wahyu pertama yang beliau terima adalah surat Al-alaq ayat 1-5
Sejak peristiwa menerima wahyu yang sensasional itu nabi muhammad yang telah menyadari peran kemanusian barunya sebagai nabi dan rasul mulai melaksanakan tugasnya untuk menyebarkan agama islam, inti ajarannya terletek pada keyakinan bahwa allah adalah tuhan maha pencipta, maha kuasa, maha esa, maha mandiri, maha pengasih penyayang, maha pengampun dan seterusnya. Muhammad adalah nabi dan pesuruh allah yang bertugas untuk meningkatkan mutu budi pekerti umat manusia,
Hal pertama yang beliau laksanakan adalah melakukan dakwah dengan cara sembunyi-sembunyi, dan dakwah sembunyi ini beliau lakukan selam 3 tahun hingga turun wahu yang menyuruh beliau untuk melakukan dakwah secara terang-terangan
Namun semua itu tidaklah mudah,perjuangan beliau melakukan dakwah islamiah dalam menyebarkan akidah baru menghadapi perlawanan yang sengit dari kaum quraisy, mereka mengembangkan sikap permusuhan terhadap kehadiran agama baru yang di bawa oleh nabi serta mereka tidak segan-segan melakukan hukuman yang kejam  kepada orang –orang quraisy yang telah berani memeluk agama islam
Ada beberapa paktor yang membuat orang quraisy menentang islam:
  1. persaingan berebut kekuasaan
  2. ajaran tenteng persamaan hak dan derajat
  3. taklid kepada nenek moyang
Hinaan, cercaan dan penyiksaan yang di alami oleh umat islam tidaklah membuat mereka menyerah, nabi muhammad terus menerus menyebarkan agama islam hingga pada tahun kesepuluh kenabiannya di saat-saat sedang kemasgulan hati karna di tinggal pendamping hidunya hadijah dan di tinggal pula oleh pelindungnya abu thalib maka terjadilah pengalaman rohani yang amat sensasional yaitu isra’ dan mi’rajnya nabi muhammad saw, perjalanan isra’dan mi’raj itu tak urung menimbulkan kontera versi di kalangan orang kafir quraisy dan islam sendiri. Yang kuat imannya menjadi semakin kuat dan yang tipis imannya malah menjadi murtad
Rong-rongan dari kapir quraisy semakin menjadi-jadi sehingga beliau terpaksa meninggalkan makkah dan hijrah ke madinah, dan di madinah sendiri walaupun banyak yang menyambut kedatangan beliau namu ada juga orang-orang yahudi yang tidak senang dengan kehadiran beliau
Sebuah perjuangan yang tidak akan pernah terlupakan oleh semua orang islam, bukan hanya perjuangan melawan orang-orang yahudi itu saja, tapi kafir quraisy makkah pun mulai mengadakan pengejaran dan perlawanan terhadap nabi muhammad saw sehingga terjadilah peperangan yang tidak bisa terelakkanPerang-perang tersebut adalah
1. PERANG BADAR
Perang ini terjadi karna orang-orang quraisy mengambil alih semua harta kaum muslimin yang tinggal di makkah, kemudian di balas dengan belokade ekonomi kaum mislimin sehingga membuat orang quraisy marah, maka terjadilah sebuah  peperangan yang dalam hal ini di menangkan oleh orang-orang islam atas pertolongan allah walaupun jumlah mereka jauh lebih banyak dari jumlah orang islam ,peristiwa ini terjadi pada tahun ke-2 hijrah
2. PERANG UHUD
Satu tahun setelah perang badar kaum kafir qurais melalkukan pembalasan atas kekalahan merka, di katakan perang uhud karna pasukan islam bertahan di bukit uhud sekitar 3 mil arah utara nadinah. Pada peperangan ini orang mislimn mengalami kekalahan. Orang –orang islam yang semula mengira dirinya menang tergoda/tergiur oleh harta rampasan sehingga tidak menyadari orang kapir quraisy menyerang balik dari belakang  sehingga peperangan ini dimenangkan oleh kapir quraisy dan gugurlah hamzah sebagai seorang sahid. Namun seorang sejarahwan mengatakan ,”Peperangan ini tidak ada kalah menangnya karena abu sopyan buru-buru menarik pasukannya padahal pasukan kaum muslimin masih tetap bertahan dimedan perang ”.4
3. PERANG AHZAB
Tidak lama setelah terjadi perang uhud, orang quraisy kembali melakukan penyerangan ke Madinah dengan mengajak orang-orang yahudi yang pernah diusir oleh kaum muslimin, disamping itu mereka juga mempengaruhi orang-orang badui pengembara untuk bergabung pula dengan mereka untuk menyerang pasukan nabi. Itulah sebabnya kemudian perang ini dikatakan perang ahzab yang berarti perang sekutu, perang ini juga biasa disebut perang handak atau perang parit, karena pasukan muslimin mengembangkan taktik bertahan dalam menghadapi kemungkinan serbuan pasukan gabungan. Perang ini dimenangkan oleh pasukan muslimin yang mendapat pertolongan dari Allah berupa angin topan gurun yang memporak-porandakan kemah-kemah pasukan kafir. Peperangan ini berlangsung ditahun kelima hijrah.
Dan masih banyak perjuangan-perjuangan lain yang beliau lakukan hinggan islam tetap jaya sampai sekarang. Beliau tidak pernah berhenti berjuang hingga meninggalkan alam fana menuju keharibaan pencipta-Nya.


DAFTAR PUSTAKA
   1.  H.mh.Al-hamid Al-husain. 2000. membangun peradaban. Penerbit. Pustaka hidayah
2. Martin lings (abu bakar siraj al-din). 1983,1986,1988,1991. Muhammad . PT. Serambi ilmu semesta  
3. Prof.DR.Abu su’ud.2003. islamologi. Penerbit. PT. Rineke cipta
   4. Syaik shfiyyurrahman al- mubarakfury. 1997. sirah nabawiyah. Penerbit. Pustaka al-kautsar. Jaktim
5. Dr.muhammad sa’id ramadan al-buthy. 1977. sirah nabawiyah. Penerbit. Darul fikr


Tidak ada komentar:

Posting Komentar